Kelinci dan Kucing
Karya : Rio Isac B. Ardana
Di sebuah hutan, hiduplah seekor Kelinci kecil berwarna
coklat yang sangat lucu. Kelinci ini tinggal di sebuah lubang yang dijadikan
rumahnya untuk tempat perlindungannnya. Kelinci ini dikenal sebagi hewan yang
penakut tapi suka menolong. Dan disisi lain hutan ada seekor Kucing yang
terkenal dengan kenakalannya. Kucing ini tinggal di dalam lubang batang pohon.
Pada suatu pagi, Kelinci keluar dari
rumahnya untuk menikmati udara pagi yang sejuk. “Lebih enak nih kalau aku
jalan-jalan di hutan”,pikir kelinci. Kelinci pun berjalan-jalan dengan
senangnya menyusuri hutan. Di tengah perjalanan ada seekor Kucing yang sudah
siap menghadang Kelinci. Entah apa salah Kelinci, Kucing hendak menerkamnya.
Sontak Kelinci langsung lari. Kucing tidak tinggal diam, kucing mengejarnya.
Dengan sangat cepat mereka berdua bekejar-kejaran. Dengan lincahnya Kelinci
melewati pohon-pohon yang menghalangi jalannnya begitu juga dengan Kucing.
Namun Kucing tidak seberuntung Kelinci yang dapat melewati pohon-pohon itu.
Kucing tersangkut di sebuah pohon karena tubuhnya terlilit akar pohon itu. “
Tolong-tolong!!! ”,jerit Kucing. Mendengar jeritan itu, Kelinci langsung
menghentikan larinya. Ia menoleh kebelakang ternyata Kucing sudah tak lagi
mengejarnya. Dengan sedikit ragu dan takut Kelinci mendekati sumber suara tadi.
Sesampainya di sumber suara itu Kelinci melihat ternyata Kucing tersangkut di
akar pohon. Dengan keberaniannya ia mencoba menolong Kucing. Dengan cakar
kecilnya Kelinci bersusah payah melepaskan Kucing, beberapa saaat kemudian akhirnya
Kucing pun bisa lepas. Belum sempat berkata apa-apa Kelinci sudah pergi
meninggalkan Kucing. “ Belum sempat berterimakasih sudah pergi,lain kali
sajalah”,kata Kucing. Kucing pun pulang ke rumahnya dengan keadaan malu karena
hewan yang telah di buatnya ketakutan justu menolongnya.
Beberapa hari kemudian terjadi hujan lebat yang membuat
rumah Kelinci menjadi basah dan rusak. Kemudian Kelinci berinisiatif untuk
membuat lubang baru. Namun ketika hendak membuat lubang baru kakinya terluka
karena terkena batu tajam di dekatnya tadi. Kelinci pun hanya dapat termenung.
Di saat sedang termenung Kelinci dikagetkan dengan kedatangan Kucing. Kelinci
langsung hendak berlari karena takut kepada Kucing,namun Kucing langsung
mencegahnya. “ Jangan lari Kelinci… aku kesini bukan ingin menakut-nakutimu.
Aku kesini ingn berterimakasih sekaligus ingin meminta maaf tentang masalah
yang kemarin,”kata Kucing. “ Iya.. Aku udah maafin kok, ” jawab Kelinci. “
Ngomong-ngomong kenapa tadi kamu ngelamun?” Tanya kucing penasaran. “ Ooo.. ini
aku mau buat lubang lagi tapi kakiku sakit.” Kata kelinci. “ Oo… kalau gitu aku
bantuin kamu ya.. sekaligus balas kebaikanmu waktu itu.” Tawar Kucing. Kelinci
mengangguk. Beberapa jam kemudian lubangnya pun sudah jadi.” Terimakasih ya
cing… lubang buatanmu lebih bagus di banding denganku.” Kata Kelinci. “ Sama-sama
ci. “ jawab Kucing. Mereka berdua pun menjadi sahabat untuk selamanya
Sekian…… dan terimakasih
Kunjungi juga blog kami lainnya :
